Kamis, 03 November 2011

Tersenyum



Tersenyum, betapa mudahnya hal ini dilakukan.  Hanya butuh sedetik untuk merubah bentuk bibir menjadi senyum.  Dan hanya butuh tujuh detik mempertahankan sang senyum untuk terlihat sebagai ungkapan ketulusan hati.

Tetapi kenapa hal sederhana ini jarang terlihat?  Wajah-wajah di jalan, di angkutan umum, di kantin, di kantor, bahkan di tempat wisata yang seharusnya menjadi kebun senyum, justru terlihat buram.  Kerutan-kerutan di wajah menunjukkan betapa berat beban yang harus ditanggung wajah-wajah itu.  Banyak wajah yang daerah diantara dua matanya mengkerut.  Menyeramkan dan tampak garang.  Duh...

Senyum itu sudah hilang dari wajah banyak orang.  Entah kenapa senyum – bahkan tawa – yang selalu cerah menghiasi wajah-wajah itu dari kecil, sirna begitu saja.  Sekarang, bahkan bukan hanya wajah-wajah tua dan dewasa yang telah kehilangan senyum manis.  Wajah para remaja dan anak-anak pun telah ketularan kerutan-kerutan penuh beban itu.

Senyum pada hakikatnya adalah salah satu anugerah indah dari Tuhan Yang Maha Indah.  Tuhan sengaja menganugerahkan  senyum sebagai bagian dari keindahan manusia.  Sayang, anugerah indah ini, tidak banyak ditemui di wajah banyak manusia.  Dunia akan jauh lebih indah bila penduduknya gemar tersenyum.

Hidup dan kehidupan manusia pun akan lebih indah dan menenteramkan bila kita menemui banyak senyum di sekeliling kita.  Terutama sang senyum dari wajah kita sendiri.  Bukankah sangat enak bila kita menerima senyum?  Dan bukankah jauh lebih enak bila kita lah yang memberi senyum?

Saudara, senyum yang sederhana, mudah dan gratis itu ternyata menyimpan banyak keajaiban.  Setidaknya dari berbagai pengalaman dalam hidup saya.  Yap, dalam hidup saya, saya menemui banyak keajaiban.  Bentuknya macam-macam.  Ada  kemudahan, kesehatan, kekayaan, kebaikan, solusi dan sebagainya dari sebuah senyuman.



Sang senyum – lengkungan yang menurut Pak Gede Prama bisa meluruskan banyak hal – adalah hal yang luar biasa. Ia seperti oase di tengah gurun pasir.  Ia seperti setetes air jernih dari mata air yang bisa menghilangkan dahaga.  Ia seperti udara bagi yang tercekik.  Ia seperti sumbangan uang bagi fakir miskin yang dirawat di rumah sakit.  Ia seperti mangga muda bagi ibu muda yang sedang ngidam.  Ia seperti pinjaman uang bagi yang sedang membutuhkan.  Ia juga seperti semangkuk mie instan bagi pengungsi yang kelaparan. 

Senyum pada hakikatnya adalah kebutuhan manusia.  Siapa yang senang tersenyum membuat jiwa, perasaan, pikiran dan fisiknya terpenuhi salah satu kebutuhannya.  Bila manusia tidak senang tersenyum, ada luka di jiwa, rasa dan pikirnya.  Sang jiwa yang terluka membuat hidup dipenuhi kegelisahan.  Sang rasa yang terluka membuat hidup tidak tenang.  Sang pikir yang terluka membuat hidup penuh beban.

 Aturan Senyum Tulus

Add caption
Senyum tulus ada aturannya?  Ya, ada.  Aturan ini saya dapat dari dua orang guru saya.  Pertama Pak Jamil Azzaini.  Kedua, Pak Amir Tengku Ramly.  Pertama sekali, saya belajar dari Pak Jamil, bahwa senyum itu harus 227.  Artinya senyum baru terlihat tulus dengan menarik bibir ke kanan 2 cm, ke kiri 2 cm, pertahankan minimal selama 7 detik.  Bila kurang dari 7 detik, maka senyum itu akan kehilangan ketulusannya.

Aturan ini lalu disempurnakan oleh Pak Amir.  Menurut Pak Amir, senyum itu harus 127.  Angka satu artinya sang senyum harus lah berasal dan bertujuan untuk menyatukan hati. Hati yang memberi dan menerima senyum.  Dengan begitu, senyum itu berperan sebagai pengikat dan jembatan antara satu diri dengan diri-diri yang lain. Sedang angka 2 dan 7, maknanya sama dengan aturannya Pak Jamil.

Senyum adalah ekspresi wajah. Berikut 7 keajaiban senyum:

1.       Senyum dapat membuat anda menjadi pribadi yang menarik. Hal ini akan membuat banyak pria penasaran dan    mencari tahu apa yang membuat anda tersenyum.
 2.       Dengan senyuman, anda dapat mengubah mood kaum pria.
 3.       Senyum membuat anda kelihatan lebih muda dari usia anda.
 4.       Anda mengekspresikan bahwa “hidup saya indah”  melalui senyuman.
 5.       Senyum dapat membuat perasaan anda jauh lebih segar. Meskipun anda memiliki begitu banyak persoalan.
 6.       Senyum dapat meningkatkan karir anda.
 7.       Tersenyumlah, maka dunia juga akan tersenyum pada anda.

The Miracle Of "Senyum"
Tarik bibir kanan ke atas 2 cm, tarik bibir kiri ke atas 2 cm lalu tahan selama 7 detik,,,itulah senyum. Hal sederhana yang begitu mudah dilakukan, namun ada banyak keajaiban dibaliknya. Senyum itu gratis, tapi dia akan membayarmu dengan barbagai keajaibannya. Senyum membuat orang yang menerimanya merasa bahagia tanpa mengurangi kebahagiaan orang yang memberinya.

Tahukah sahabat, senyum itu adalah sedekah yang paling murah dan paling mudah lho... Bila kamu ingin berbagi namun sedang tidak memiliki apapun, kamu bisa menggantinya hanya dengan tersenyum. Kemudian rasakanlah hal-hal luar biasa setelahnya.
Seorang sahabat yang tidak memiliki apa-apa untuk disedekahkan bertanya, "Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang bisa kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkannya?". Rasulullah SAW bersabda, "Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah." (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

Senyum adalah ibadah, sebagaimana hadist Rasulullah SAW, "Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah." (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi). "Janganlah kamu meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sekalipun itu hanya bermuka manis saat berjumpa saudaramu." (HR Muslim). Seorang sahabat Abdullah bin Harits menceritakan tentang Rasulullah SAW, "Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah SAW." (HR Tirmidzi). Tuh kan dalam hadist-pun disebutkan walau cuma hal kecil, tapi jangan pernah meremehkan sebuah senyuman.

Senyummu menggambarkan kualitas pribadimu, Dibalik sebuah senyuman itu ada pribadi yang hebat, ramah dan menyenangkan. Senyummu memancarkan pesan pada orang lain bahwa kamu adalah pribadi yang bersahabat dan menghargai kehidupan. Sehingga orang lain tahu kalo kamu itu layak untuk dihargai. Sahabat, jangan biarkan dirimu menjadi pribadi yang kurang dihargai hanya karena sulitnya memberikan sebuah senyuman. Hidup itu seperti sebuah kamera, tetaplah tersenyum untuk mendapatkan gambar terbaikmu.

Senyum dapat menjadi obat alami,,,Senyum itu meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan membuat wajah kamu terlihat awet muda. Bahkan dalam riset yang  dimuat dalam jurnal Psychological Science diungkapkan bahwa senyum ada kaitannya dengan umur yang panjang. Dengan senyum tubuh akan melepaskan endorphins, pemati rasa alami dan serotonin, besama-sama ketiganya dapat membuat tubuh terasa lebih baik dan mengurangi rasa sakit. Kamu yang menyadari pentingnya kesehatan tentu tak akan melewatkan hari-hari yang kamu jalani tanpa senyuman tulus dari wajahmu.

Senyum itu menular, maka tularkanlah ke sebanyak mungkin orang,,,,,Ketika kamu berada dalam situasi yang kaku atau berada dalam ruangan yang dipenuhi orang-orang yang baru kamu kenal, tersenyumlah dengan tulus! Lalu lihatlah balasan senyuman dari mereka yang akan mencairkan suasana dan menimbulkan keakrabaan. Senyummu membuat banyak orang tertarik untuk mengenalmu lebih dekat.

Senyum itu mengubah mood,,,Coba kamu ingat-ingat apa yang kamu rasakan ketika menerima sebuah senyuman tulus? baik itu dari temen kamu, sodara kamu, maupun senyuman tulus dari bapak atau ibu kamu. Selain kamu bakal membalas senyuman itu, ada sesuatu perasaan yg timbul juga, yaitu perasaan positif yang bikin mood kamu jadi bahagia.

Dengan senyuman, beban hidup yang berat akan terasa menjadi lebih ringan,,,Sahabat, masalah dan beban hidup jangan dijadikan alasan untuk meredupkan senyuman. Justru dengan tetap tersenyum dikala kita dihadapkan pada situasi sulit, beban masalah itu akan terasa lebih ringan. Senyum itu seperti oase di tengah gurun pasir. Ia ibarat setetes air jernih yang bisa menghilangkan dahaga. Ia seperti udara di pagi hari yang menyejukan. Ia seperti sumbangan uang bagi fakir miskin. Ia seperti pinjaman uang bagi yang sedang membutuhkan. Ia juga seperti semangkuk mie instan bagi pengungsi yang kelaparan.

 Sahabat, senyum yang terpancar dengan tulus membuat hati dan jiwa terasa tentram, dan akan lebih baik jikalau kamu yang memberi senyuman itu. Jadi, kenapa harus menunggu sampai merasa bahagia baru tersenyum? Justru dengan tersenyum kebahagiaan itu akan datang.





Itulah senyum saudara... 

Ia sederhana, tapi dahsyat luar biasa. 

Ia kecil, tapi bermakna raksasa. 

Ia mudah, tapi sangat berharga. 

Karenanya,....

Tersenyum lah saudara

Nikmati keajaiban-keajaiban dalam hidup anda.Dan...Bagikanlah keajaiban bagi hidup sesama kita......................................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hati-hati dlm berkata, karena ketika melukai hati, dia mampu meninggalkan bekas luka yg bahkan kata maaf tak mampu menghapusnya.

Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik.

Terkadang, memaafkan seseorang yang telah menyakiti adalah hal sulit, tetapi dengan kasih sayang kamu bisa memaafkan dengan mudah..............