Sabtu, 07 April 2012

Bagaimana Menjadi Pria yang Lebih Baik


Sebagai pria,tidak ada yang pernah memberi kita sebuah petunjuk yang mengatakan kepada kita bagaimana menjadi seorang “pria sejati.” Kita biasanya mengikuti contoh nenek moyang kita, teman, dan kerabat tapi itu bisa berbahaya. Jadi bagaimana seseorang menjadi pria yang lebih baik? Ini mungkin sedikit kasar tapi Anda bisa mengatasinya:


1. PRIA MENERIMA TANGGUNG JAWAB

Sayangnya mencapai usia 21 tidak selalu menjadikan kita laki-laki. Ada orang yang berada di usia 30, 40, dan bahkan lebih tua yang tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka. Sebagai contoh, beberapa pria memiliki anak-anak, dan kemudian lari dari tanggung jawab mereka membesarkan anak. Ketika kita menyalahkan orang lain atau mengabaikan tanggung jawab kita, kita hanya remaja yang hidup dalam tubuh orang dewasa. Ya, seorang pria menerima tanggung jawab.

2. PRIA MEMATUHI OTORITAS

Ketika laki-laki disalahgunakan oleh figur otoritas kadang-kadang mereka memberontak melawan figur otoritas lain. Mereka tampaknya mengembangkan sebuah sikap “Tidak ada yang akan memberitahu apa yang harus kulakukan”. Pihak berwenang yang dilawan meliputi: petugas polisi, guru, atau bos. Anda adalah pemimpin dan suatu hari, Anda akan ingin orang lain mengikuti jejak Anda. Tak seorang pun akan mengikuti otoritas Anda jika Anda tidak bersedia mengikuti otoritas sendiri. Biarkan masa lalu pergi dan terima semua otoritas. Anda akan menjadi orang yang lebih baik karena itu.

3. PRIA MENAMPILKAN PENGENDALIAN DIRI

Ya kita memiliki emosi. Ya kita kuat. Ya kita marah, tapi kita juga memiliki kekuatan untuk mengendalikan emosi kita. Sebagai fakta, pria sejati tidak takut untuk menunjukkan emosinya. Jika seorang wanita tidak dapat menangani pria yang meneteskan air mata pada suatu kesempatan, maka orang mungkin mempertanyakan apakah dia adalah “wanita sejati.” Memiliki kekuasaan tidak berarti bahwa kita harus menggunakan kekuatan. Ingat kutipan terkenal, “Dengan kekuatan besar datang tanggung jawab yang besar.” Jadi, “Dengan kuasa yang besar … harus datang kontrol diri yang besar.”

4. PRIA AKAN MELAYANI ORANG LAIN

Apakah Anda percaya pada kekuatan yang lebih tinggi atau tidak, kita diciptakan untuk melayani dan mencintai orang lain oleh Pencipta kita. Pria sejati tidak malu untuk membantu orang tua menaiki tangga. Pria sejati tidak malu untuk melayani di komunitas. Pria sejati tidak takut untuk menggunakan karunia untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik. Dan seorang pria sejati terutama tahu bagaimana melayani istri dan keluarganya. Kekuatan besar, hadiah, bakat, dan keterampilan diberikan kepada Anda untuk melayani kemanusiaan. Ya, Anda adalah seorang pria sejati, dan Anda diciptakan untuk kebesaran!







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hati-hati dlm berkata, karena ketika melukai hati, dia mampu meninggalkan bekas luka yg bahkan kata maaf tak mampu menghapusnya.

Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik.

Terkadang, memaafkan seseorang yang telah menyakiti adalah hal sulit, tetapi dengan kasih sayang kamu bisa memaafkan dengan mudah..............